森羅万象 …何て強いんだ。


❀❀❀ My Last March - さよなら❀❀❀
March 31, 2008, 8:09 am
Filed under: 私の日記

woow, gk terasa dh msk hari trakhir di bulan air yaw???
ada senang-nya (alias ultah-ku ^o^ hohohoho) bahkan ada susah-nya jg (tugas! tugas! dan tugas! arrrgggg~~~)

My_last_march

ehem, hr ini jg gk spesial sih, tpi aq bs blg sbagai hr yg paling LELAHHHH!!!
cz hr ini pengambilan gbr utk tugas PMAV - make a advertisement
yah, walo aq cuman se-org clipper, bagiku tuh pekerjaan paling capek jg sih, soal-nya kemana pun kamera pergi, aq pun hrs ikut, soal-nya aq harus mencatat durasi pengambilan gambar, supaya edit-nya mudah
*nah loh?*

hmm… itu aja sih yg mw aq tulis, gk penting bgtz kan~
sebenarnya aq dh kehabisan ide, bukan habis sih tpi lg susah mikir na mw nulis paan dsini *holoh~*
pokoke hr trakhir ini, i want 2 say "SAYONARA MY MARCH!!!"

Comments Off


+:: ~ +:: SIMPLICITY :+: ~ :+:
March 28, 2008, 6:40 pm
Filed under: 二次創作

hmm, why this title its so simple??? ahahaha ^o^ its a title from nabari no ou’s fanfic, esp. yoite x miharu fanfic.
this my fave fanfic, its so great, i can it from site but i forgot the address
saa, mite kudasai ^^b

::: ~ ::: ~ ::: SIMPLICITY ::: ~
::: ~ :::

 

Yoite
came awake with a start. He blinked, then squinted as the afternoon sun shone
blindingly into his eyes. Raising a hand to shield them, he gazed sleepily at
his surroundings for a few moments before memory returned to him, just as a
shrill bell sounded. Oh yeah, school. Banten High. He winced at the bell’s
grating volume; from the looks of it, he had probably just missed the beginning
of English. Somehow he couldn’t quite bring himself to care.

He
stretched lazily. It was a relatively warm day for December, and he was in an
excellent position to soak up the sun’s weak glow, lying supine on the school’s
roof. It was only when he tried to roll over that he became aware of the
strange weight on his stomach. More puzzled than alarmed, he glanced down and
found a familiar dark head nestled there, small face pressed into his coat. A
rare smile graced Yoite’s face as he observed his friend, curled up beside and
partially atop him and soundly asleep, looking for all the world like a
contented cat.

Yoite
was well aware that many at school found his friendship with Rokujyou Miharu
somewhat odd. Not because they were opposites, but because they were so
similar; at least outwardly. He supposed people must think they had nothing to
say to each other, since both were so quiet and aloof. The thought made him
chuckle. Besides himself, only a select few got to see Miharu’s more talkative
side. To be fair, the same could be said of him; only two people in the world
could draw him out even a little, and Miharu was one of them. (Yukimi, his
roommate and guardian, was the other, but few knew that.)

He
sometimes wondered if having Miharu around was something like having a brother,
but as both of them were only children neither had any way of knowing, so he
didn’t waste much time pondering it too deeply. He and Miharu had been friends
since middle school, and he had grown accustomed to it. Miharu’s constant
presence at his side was as familiar as breathing. That was just the way it
was.

Miharu
was the only one permitted to touch him, too; not that Miharu was at all a
clingy sort of person. He didn’t really mind Yukimi, either, but he wasn’t
really a touchy-feely guy himself so it didn’t happen very often. Yoite didn’t
care much for human contact (maybe never having much of it as a child was
responsible for that), but with Miharu it was okay. Not that he gave much
thought to this, either. He just knew that lying on the roof like this, with
Miharu using him as a pillow, didn’t feel strange at all. It was comfortable,
in fact. As the bell went off one more time, Yoite looked down and lightly
rapped the top of Miharu’s head with his knuckles. “Oi, Rokujyou,” he said.
“Wake up.”

Miharu
scrunched up his face—Yoite was again reminded of a cat—and buried it further
into Yoite’s coat. Yoite just barely made out his sleepy mumble of “Don’t
wanna.” He chuckled again and sat up, dropping Miharu’s head unceremoniously in
his lap. Miharu grumbled something unintelligible, but finally sat up himself,
blinking. He yawned and shot Yoite a halfhearted glare. “I was comfortable, you
know.”

Yoite
smirked at him, unrepentant. “Yeah, so was I, until you came,” he replied.
Anyone else would have been shocked by the hint of humor in his voice. “You’re
heavier than you look.”

Miharu’s
response was cut short by another yawn, and he stretched his arms out. “What
time is it?”

Yoite
glanced at his watch. “We just missed the start of English. Kumohira’s going to
kill us.”

“He
might kill you, but he’s not going to do anything to me,” Miharu corrected him
breezily. “I’ll just tell him I was tired and he’ll forgive me.” It was common
knowledge that Kumohira was Miharu’s godfather and deeply attached to him,
although to be fair he never went easier on Miharu than the other students. Not
blatantly, anyway.

“I think
he hates me.”

“He
doesn’t hate you. He just dislikes you very strongly.”

“Whatever.”
Yoite shrugged. “We should probably go back to class now.” He got to his feet
and dusted himself off, then offered a hand to Miharu.

Miharu
gave a put-upon sigh and accepted the help up. “It’s kind of pointless now,” he
pointed out as Yoite collected their school bags. “He’s going to yell at us
just as much for being late as for not showing up at all.” He shivered suddenly
at the cold breeze that picked up, tangling in their sleep-tousled hair. Yoite
frowned as he realized that Miharu had only his school uniform and a light
jacket on.

“Idiot,”
he muttered. Dropping the bags and unwrapping his own scarf, he bent down
slightly and looped it securely around Miharu’s neck. “You’ll catch cold if we
stay out here.” He smiled, another gesture that none but Miharu and Yukimi ever
saw. “Then Kumohira really would kill me.”

Miharu
smiled back, cheeks flushed from the cold. He didn’t say “thank you,” but he
didn’t have to. Yoite understood. So he continued to smile as he handed Miharu
his bag and led the way back inside. All was as it should be in Yoite’s world.
And that was that.

 

::: ~ ::: ~ :::
OWARI ::: ~ ::: ~ :::

Comments Off


Kreasi Corat Coret a la Penulisan Kreatif XD~ alias lampiran tugas *loh*
March 27, 2008, 4:04 am
Filed under: 私の日記

wah, kali ini aq dpt tugas dr dosen mata kuliah Penulisan Kreatif, tema-nya menulis hal menarik dalam hidupmu selama 3 hari mendatang
ahaha~ setelah aq lewati 3 hari yang bisa aq bilang "SESAK & MENCEKIK LEHER" akhirnya ku kerjakan juga tugas ini
so, begini-lah hasil tugas-ku…

::: ~~ ::: ~~ ::: ~~ ::: ~~ :::

~~~ 3 Hari yang Melelahkan ~~~

 

Bisa dibilang,
3 hari yang kulalui tidak terlalu menarik. Pasalnya, 3 hari itu kujalani
seperti biasanya, tapi ada sesuatu yang membuat 3 hari – yang menurutku –
sebagai hari yang paling melelahkan. Nah, inilah kisahku selama 3 hari itu…

 

Jumat (14 Maret 2008). Aku
bangun pagi seperti biasanya, yah walau agak terlambat juga bangunnya. Kulihat
jam di kamarku, wah sudah jam 8 rupanya,
kataku dalam hati. Aku tidak terkejut dengan keterlambatanku bangun. Ini kan hari jumat, lagipula hari ini kan
tidak ada kuliah, kuliahku pun cuman sampai hari kamis saja
. Dengan masih
berpakaian tidur, aku keluar dari kamar dan langsung menuju ruang makan.
Kulihat adikku sedang makan sambil berbicara dengan mama dan sepupu.

“Masak apa?”,
tanyaku.

“Ada ayam
goreng disitu, makan saja!” jawab mama.

“Hmm…” aku berdehem
melihat ada 4 potong ayam goreng yang tersaji di meja makan, di sampingnya ada
sepotong ikan goreng dan kuah sayur yang mungkin baru saja dipanaskan, “ayam
lagi…”

Aku menuju kamar
mandi, mencuci muka dan menggosok gigi, terus membersihkan tangan. Setelah itu
aku ambil piring, kemudian menimba nasi dari rice cooker, mengambil ayam dan
menuangkan sedikit sambal di samping potongan ayam goreng. Sebelum aku makan,
aku teringat sesuatu yang sebenarnya merupakan kebiasaanku kalau mau makan.
Yah, membuat minuman dingin yang kunamakan floaty
cola
. Ehem, apakah aku harus menuliskan cara buatnya di ceritaku ini? Yah,
sedikit bocoran saja, sangat gampang membuatnya. Cukup sediakan saja coca cola,
es batu, dan tak lupa es krim vanila, semuanya dicampur di satu gelas.

“Minum itu
lagi? Jangan keterusan, nanti tulangmu keropos!” tegur mama melihatku sedang
mengaduk-aduk minuman tersebut.

“Yah, gak
apa-apakan ma, yang penting ndak diminum 1 hari 5 kali” bantahku.

Aku langsung
membawa makanan dan minumanku di ruang keluarga. Kuletakkan minuman di atas
meja, dan tanganku mengambil remote tv kemudian menekan tombol ON, tv pun
menyala. Yah, itulah hal kesukaanku, makan sambil nonton, hmm… mungkin kalian
juga begitu kan?

Setelah makan –
dan mungkin sekaligus mencerna berita yang aku tonton tadi – aku keluar dari
rumah menuju halaman semabari duduk di sebuah kursi merasakan angin yang sedang
bernyanyi. Aku hanya melihat kedua anjingku sedang bermain. Dua? Tidak, tidak,
aku tidak hanya memiliki 2 anjing, tepatnya aku memelihara 5 anjing. Menyeramkan. Pasti kalian berpikir
begitu. Keluargaku sangat suka anjing, kecuali nenekku, tapi terkadang beliau
sendiri berbicara dengan anjing putih totol coklat – mirip dalmatian jika
kalian membayangkannya – jika anjing itu sedang asyik menggerogoti karpet
tidurnya sendiri. Aneh.

Ah, aku
teringat lagi sesuatu. Aku langsung berdiri dari bangku yang aku duduki di
halaman rumahku. Bergegas aku masuk ke kamar mengambil pakaian dan menuju kamar
mandi. Duh aq lupa, gerutuku dalam
hati sambil terus menimba air menyirami diriku.

Setelah aku
selesai mandi, aq menuju meja belajarku. Membuka laptop. Dan… koneksi ke
internet. Yah, aku sedang mencari bahan untuk tugas mata kuliah Komunikasi
Antar Budaya. Syukurlah aku ingat.

Selama 5 jam
aku terus menatap laptop, mencari, mencari, dan terus mencari bahan yang aku
inginkan untuk pembuatan tugasku itu. Ugh,
gerutuku dalam hati, mana sih teorinya,
omelku sambil mengetuk-ngetuk jariku di atas meja, menunggu loading sebuah site
yang sedang aku buka.

“Ah, ini dia!”
seruku sambil menekan mouse menuju
tab save file as..

Karena mataku
agak lelah melihat laptop selama – yang sudah kuhitung – 6 jam lebih, aku pun
berhenti main internet, padahal sebenarnya aku mau mencari sesuatu selain
mencari bahan untuk tugasku, tapi lain kali aja.

Aku tidak
mematikan laptop saat aku mau istirahat, tapi tetap dinyalakan sambil memutar
lagu kesukaanku – soundtrack anime (film kartun jepang) – dan mengaktifkan
screen saver sambil menunggu isian baterai laptop penuh.

Ehem, hanya ini
yang aku ingat di ceritaku pada hari jumat.

 

Sabtu (15 Maret 2008). Huff, lagi-lagi bangun jam 8 pagi.
Seperti biasa, hal yang selalu aku lakukan – makan pagi sebelum mandi – dan sudah
dipastikan duduk di depan tv. Sehabis makan, aku langsung bergegas mandi.

Setelah
kegiatan rutin yang selalu aku jalani selesai, aku langsung membuka laptop,
mengambil data yang kemarin aku cari di internet dan memindahkannya di flash
disk. Kemudian aku menuju ke komputer keluarga dan mem-print data tadi.
Kubiarkan laptop terbuka sambil memainkan lagu kesukaanku dan screen saver
bergambar anime jepang menghiasi layar laptopku tersebut.

Aku duduk tidak
jauh dari laptopku, dan membaca hasil print tadi. Yah, itu bahan tugas
Komunikasi Antar Budaya. Aku membaca, dan jika ada yang penting dan menarik
untuk dipakai dalam tugas, aku mewarnai dengan spidol berwarna.

Kemudian aku
mengambil beberapa lembar kertas. “Apa ya?” tanyaku pada diri sendiri,
“sepertinya ada yang kulupa” aku berpikir sejenak. Oh iya – aku mengingat,
tanganku menyambar ponsel yang berada di atas mejaku, tepatnya di samping
laptop yang berjarak 20 cm. Aku pun mengetik sebuah sms dan kukirimkan kepada
temanku – Anthy, yang notabene adalah teman setimku dalam mengerjakan tugas
itu. Bunyinya seperti:

 

“Anthy, sudah ko kerjakan bagian
pembahasannya?

Kalo sudah kirim ke emailku nah!

Saya lagi kerja bagian
pendahuluan dan yang lainnya”

Selang beberapa
menit, ponselku berdering. Hmm… dering
sms
, tebakku mengambil ponselku dan membuka kota masuk. Ternyata benar
dugaanku, Anthy membalas yang baru saja kukirim.

 

“Iyyo, skr saya lagi kirimkan ko
ini pembahasan

Tunggu mi saja”

 

Aku tersenyum
membaca sms. “Itu artinya aku tinggal peras otak supaya laporannya cukup 3000
kata, ah, bukan, mungkin lebih dari 3000 kata” gumamku sambil mengambil
lembaran kertas tadi dan memulai membuat tugas yang kurasa sangat susah.

Malamnya, aku
belum mengetik satupun huruf, kata, bahkan kalimat untuk tugas Komunikasi Antar
Budaya. Yang sedang aku kerjakan saat itu mengedit sebuah lagu instrument untuk
tugas PMAV-ku.

“Haaa~” aku
menghela napas.

“Kenapa?” tanya
mamaku yang sedang duduk sambil menonton tv.

“Ini!” tukasku,
“tugas pmav susah sekali, haaa~,”

“Makanya tugas
itu dikerja jauh-jauh hari sebelumnya” nasihat mama.

“Bagaimana mo
dikerja kalo masih blank otakku?” bantahku, terus melanjutkan bicara ke adikku
yang sedang bermain komputer satunya, “Indi, kalo ko sudah selesai, pinjam
dulu, moka kerja ini tugas audioku, sebentar ji, karena cool editku expired ki”

“Iyyo, jam
berapa mo ki pake?” tanya adiiku.

“Jam berapa ko
selesai kerja tugas ka?” tanyaku kembali.

“Ndak tau mi”
jawabnya.

“Begh~”
cemberutku, “sa pake palle na jam 11 na, cepat ji ini sa kerja.”

“Iyoyo!!”
jawabnya lagi

Tepa jam 11
malam, aku pun memakai komputer punya adik, karena hanya di tempat itu yang
cool editnya alias adobe auditionnya masih berfungsi. Haa~ hari ini memang
melelahkan bagiku, dan tugas audioku itu selesai jam 2 pagi, ohh.

 

Minggu (16 Maret 2008). “Bangun!
Bangun!” panggil mamaku.

“Hoaaamm!” aku
terbangun walau mata rasanya berat untuk terbuka, tapi aku pun memaksa untuk
bangun, kulihat jam di dinding, “hmm, jam setengah enam!”

“HAH?! Setengah
enam!!!” kagetku, lalu aku bergegas ke kamar mandi. Mungkin kalian berpikir
kenapa aku sekaget itu melihat jam, apalagi masih jam setengah enam pagi. Yah,
hari ini kan hari minggu, hari buatku dan keluargaku memanjatkan syukur ke
gereja. Aku biasanya gereja jam setengah tujuh pagi, kebiasaan atau bukan, tapi
bagiku jam segitu enak untuk ibadah. Apa karena jam delapan pulangnya dan aku
bisa menikmati anime kesukaanku? Hmm… mungkin bisa dikatakan begitu.

Oh ya, hari ini
juga sepupuku akan diteguhkan sidi
dan bersama yang lainnya – kakek, nenek, dan dua adikku – akan gereja jam
sembilan pagi.

Sepulang
gereja, bukannya aku bisa nikmati anime kesukaanku, aku malah harus
membersihkan rumah. Yah dikarenakan hari ini sepupuku diteguhkan sidi, maka
sebentar siang ada acara makan bersama keluarga besar.

“Ma!” panggilku.

“Ada apa? Sudah
ko bersihkan kaca jendela? “ tanya mama.

“Edd…
sebentar pi itu, sa minta istirahat 30 menit na, moka nonton dulu, na? na?”
mohonku sambil meletakkan sapu di samping kulkas.

“Iya, setelah
selesai nonton jangan lupa bersihkan kaca jendela” mama memperingatkan.

“Ok ma! Beres
mi itu!” jawabku meninggalkan mama yang sedang merapikan meja makan menuju
ruangan keluarga dan menyalakan tv.

Setelah 30
menit istirahatku selesai, aku melanjutkan tugas membersihkan rumah lagi.
Pertama melap kaca jendela seperti yang disuruh mama, terus menyapu lantai. Ugh! Aku mengernyitkan alisku melihat
tumpukan bulu anjing yang berada di sela-sela kursi. Segera aku menyapunya
perlahan, karena kalau teralu bersemangat bisa-bisa bulu-bulu anjing itu
terbang kemana-mana.

3 jam 30 menit,
bersih-bersih rumah selesai. Dan aku pun sudah mandi kembali. Anggota keluarga
datang satu per satu, dan setelah semuanya lengkap, kakek selaku kepala
keluarga memanjatkan doa makan. Doa makan pun selesai dan acara makan dimulai.

Malamnya, aku
melanjutkan mengerjakan tugas Komunikasi Antar Budaya. Peras otak pun dimulai.
3000 kata. Itu yang selalu ada dalam pikiranku. Aku terus mengetik, mengetik,
setiap huruf, kata, dan kalimat. Dan sesekali memeriksa apakah tugasku sudah
menncapai jumlah kata yang ditentukan tersebut.

“Haa~ akhirnya,
selesai juga!” gembiraku, sambil mulai menekan tab koneksi ke internet untuk
dikirim ke dosen. Ah, tunggu dulu!
Aku melupakan sesuatu. Oh iya, aku belum
men-convert ke bentuk pdf.
Ah, pusing! Aku tidak punya program pdf writer,
bagaimana ini? Aku terus memutar otak mencari master pdf writer di internet.

Tepat pada saat
itu, kak Acap – seniorku, online di YM (yahoo messenger). Segera aku ber-chat
dengannya meminta bantuan untuk men-convert tugasku ke bentuk pdf. Dan
beruntungnya kak Acap sedang main di warnet yang dijagai kak Rahe. Aku pun diminta mengirim tugasku supaya bisa
dibuatkan dalam format pdf.

Tidak beberapa
lama, dikirmkan tugasku yang sudah berbentuk pdf dan kukirim tugasku itu ke
dosen tepat jam 11 malam, sejam lagi deadlinenya

“Trims na
kakak!” tulisku di instant message punya kak Acap

“Sama-sama
dek!” balasnya.

Yah itulah kisahku selama 3 hari yang sangat
melelahkan dengan 2 tugas yang begitu berat dan juga selesai tepat pada
waktunya. Aduh! Semua badanku pegal
rasanya, dikarenakan terus duduk di depan laptop, bahkan sampai menulis kisah
ini juga.

 

 ~~~ owari… (the end) ~~~

Comments Off


what the…???
March 26, 2008, 6:48 pm
Filed under: 私の日記

T.T adohhh, adohhh, adohhh
4 hari gk ol bikin aq setresss aja, nih gara-gara koneksi starone yg gk tw napa
tpi… ada 1 mslh lagi, gk bs ol lama neh, cz tugas kul yg smakin hari smakin mencekik leher aja
huwaaaaa…. T____T

aneh-nya lg, stlh bhasil konek jg, blog-ku gk berfungsi
WHAT THE…???
kok hrs create ulang, yeeeeee, cape mah aq bwt neh kalo dr awal
bikin setresss aja @_@ blind 2 see deh

tpi syukurlah msh berfungsi blog lama T.T pdhl aq dh pusing setengah death
haaaaa~~~~ (menghela napas legaaaa…)

Comments Off


✞ ✞ ✞ GOOD FRIDAY ✞ ✞ ✞
March 21, 2008, 5:29 am
Filed under: 私の日記

Good_friday_1
read on:
http://en.wikipedia.org/wiki/Good_Friday
http://id.wikipedia.org/wiki/Jumat_Agung

hr ini bangun sprti biasa, walo tlmbt (jam 7 bangun na, berkat pagi ilang deh ~_~a)
tpi untunglah krn aq gk gereja jam 7, tapi jam 9 pagi coz hrs (wajibbb) ngikutin "Perjamuan Kudus"
hr ini jg adalah peringatan kematian Yesus X’tus ^^ jd perjamuan kudus hr ini yaitu memperingati kematian-Nya

krn gk mau tlmbt ke gereja (alias gk mw khabisan t4 duduk, soal-nya klo perjamuan kudus tuh t4 duduk di dlm gereja sllu padat dt4ti) aq lgs bergegas mandi
tdk ada peraturan mengenakan pakaian hitam, namun bagi-ku, pringatan sprti ini wajib pakai pakaian hitam, artinya aq jg ikut dalam dukacita atas kematian-Nya

bersama mama & 2 adikku serta sepupu-ku yg baru diteguhkan sidi (aha~ anak sidi baru neh) lgs me7 gereja (ku gereja d GPIB Mangngamaseang)
aq, mama, & adik bungsu duduk di bangku ke-4 dr depan, sdg adik-ku yg satu duduk sm tmn-nya d bangku paling depan, kalo spupu-ku krn dya anak sidi baru jd duduk-nya d t4 khusus utk anak sidi baru

ibadah pun dimulai…
[hmm... maap gk bs dceritain, cz gy dlm suasana hening & hikmat *loh*]

stlh ibadah, yah, pstilah pulang, tpi td gy bli CD-nya D’Angel, grup penyanyi gereja dr Bali
hoaammmzzzz… krn msh ngantuk, aq lanjutin tidur aja, hahahaha (kok jd astuti yaw, a.k.a asli tukang tidur)

Comments Off


resto ABE again…!!!
March 19, 2008, 5:28 am
Filed under: 私の日記

hmm…
fuahh~ mid-test teknik presentasi & negosiasi b’akhir, soal na guampanggg bgtz, hehehehe

>.>
<.<
ng?
anak jurnal yg aq sms mana yaw???
oi… binchan!!! manggil seseorang jadi ji toh?
yoah!

O.O
~_~a
loh!
satu per satu pd pulang
mulai dari vira, kata na gk nahan nunggu yg urusin SK
truz nova, katanya ada urusan bwt sertifikat penyiaran
lalu irianti, katanya ada wawancara sm PR3
kemudian norpa, katanya masih ada mid, jam 4 selesai na

so, yg tinggal cuman aq seorang, anchy, wara, uthe, jojack, & ia
hmm… gk jd traktir di sabili
HAH?!
maem di resto ABE aja
HOREEEE!!!
*loh*
semua-nya pada seneng, aneh…

sebelum ke MP, mampir dolo ke gallery INDOSAT, wara & ia mw wawancara kak Nancy - PR INDOSAT
tapi disuruh cari waktu lain, cz dya gy cuti
so, dari situ naik taxi ke MP (mal panakukkang)

wara, uthe, & ia sholat dolo, aq, anchy mah jojack langsung ke resto ABE
hmm…
^^a tanpa pikir panjang, kami bertiga pesan duluan
truz datang deh 3 org yg td abiz sholat

RRRRRR…
aq tlp si Kaka-kun datang ke resto ABE, eh, dya datang
HOREEE
tha kenalin aja dya sm teman aq yg laen
hohoho
en, trakhir en paling akhir, miss nova datang jg, haha ^w^
so, ber-8 maem di resto ABE, 5 dr antara kita se-merek
pdhl dh aq bilang pesan na beda aja, nih malah se-merk, ngulang kejadian setaon yg lalu aja

truz, tha rekam aja ke-asikan mereka maem
yo, yo, skarang smw pd jd bondan, xixixixi
wara: nah pemirsa ini rasa-nya rasa nasi *loh*
jojack:
hmm… masakannya enak, pisau na jg enak *wakz*
wara:
wah pemirsa ternyata sendok-nya gk bisa digigit *ya oloh*
ia:
pemirsa ternyata garpu-nya bisa dipake tusuk gigi *waduh*
wara:
coba pemirsa kita hitung kacang di sini *edd…*
uthe:
skalian mi jg hitung nasi-nya *walah*

O_O weew, ndak lulus jd presenster tpi jd pelawak ki
wkwkwkwkwk

setelah selesai maem, nova, ia, & uthe pulang duluan
sedang yg sisa-nya pd mampir ke hypermart, truz lanjut ke gramedia
hmm… kaka-kun plg duluan (motto arigatou dah datang yeep ^^v)

yosh, akhir-nya tinggal aq, jojack, anchy & wara
sebelum pulang, kita maem mc flurry di McD
lanjut pulang naek taxi
jyaa… mata ashita, tomodachi ^^v

Comments Off


Poem of Friendship
March 14, 2008, 5:45 am
Filed under:
We are not lovers
because of the love
we make 
but the love 
we have 
 
We are not friends
because of the laughs
we spend
but the tears 
we save
 
I don't want to be near you
for the thoughts we share
but the words we never have 
to speak
 
I will never miss you
because of what we do
but what we are 
together
Comments Off


私の誕生日を覚えていてくれてありがとう (^_^)
March 12, 2008, 5:15 pm
Filed under: 私の日記

"お誕生日おめでとうございます!
otanjoubi omedetou gozaimasu!
happy birthday!
selama ulang tahun
!"

kyaaa~ senangnya hari ini, d kasih ucapan mah teman²
mulai dari Dodi cayank-ku yang pertama nelpon =^_^= (denger suara-nya bikin kangen terus ikz, aishiteru Dodi cayank-ku)
lalu sms dari Uthe, Thya, ade aq Lini, Tetsu, Ruztan, & Anchy
kemudian dr kampuz, aha~ pokoke semua teman se-letting-lah
abiz ntuh dr FS & YM

aq ucapin bwt semuanya:
私の誕生日を覚えていてくれてありがとう
atashi no tanjoubi o oboeteitekurete ARIGATOU
thankz 4 remembering my birthday
tanoshii da na~

ara~ gomen m(_ _)m nih bwt yg se-team mah aq, aq lom sempat bwt perayaan
cz masih dalam minggu mid-test, tugas pada banyak jd harus konsen dolo ke situ
hmm… ntar minggu depan stlh selesai mid-test "Teknik Presentasi & Negosiasi" tha bwt perayaan skalian membuat kebodohan lagi di Amazon, ahahaha XD~

sou sa~
motto zankyuu~
kyou wa atashi ga tanoshii da na p(^-^)q

Comments Off


… a Poem of Life …
March 11, 2008, 8:48 am
Filed under:

Life can seem ungrateful
and not always kind.
Life can pull at your heartstrings
and play with your mind…
Life can be blissful
and happy and free…
Life can put beauty
in the things that you see…
Life can place challenges
right at your feet…
Life can make good
of the hardships we meet…
Life can overwhelm you
and make your head spin…
Life can reward those
determined to win…
Life can be hurtful
and not always fair…
Life can surround you
with people who care…
Life clearly does offer
its Up and its Downs…
Life’s days can bring you
both smiles and frowns…
Life teaches us to take
the good with the bad…
Life is a mixture
of happy and sad…

So… 

Take the Life that you have
and give it your best…
Think positive, be happy
let God do the rest…
Take the challenges that life
has laid at your feet…
Take pride and be thankful
for each one you meet…
To yourself give forgiveness
if you stumble and fall…
Take each day that is dealt you
and give it your all…
Take the love that you’re given
and return it with care…
Have faith that when needed
it will always be there…
Take time to find the beauty
in the things that you see…
Take life’s simple pleasures
let them set your heart free…
The idea here is simply
to even the score…

Comments Off


males aja…
March 10, 2008, 7:34 am
Filed under: 私の日記

huff~
tumben aq gak mw masuk mata kuliah etika & hukum media massa, ada apa yaw?
maybe aq ngantuk sekali, cz kuliah na mulai jam 1 (O_O)

aneh-nya, aq malah pergi ke pameran IT di gedung syekh yusuf (manunggal), soal-nya hari ini hari trakhir pameran ntuh
haa~ lagi-lagi aq ngiler liatin IT XD~ tp dasar kere, yah gak bisa beli, nunggu lagi deh pameran berikutnya

akhirnya, aq sama nova ke MTC, nemenin dya lengkapin dvd dorama hanazakari no kimitachi e
sblm pulang, biasa ritual maem es krim mc flurry ^^a hehehe

pulang di rumah, malah blank lg deh otak-ku ngerjain tugas proposal presentasi, haaa~~~
what happen with my brain?
*tok tok tok*

Comments Off